Ads 720 x 90

Kisah Said bin Isa al 'Amudi Menjebak Setan

Oleh: Qowim Musthofa

Syekh Said bin Isa Al Amudi, menurut situs Hadramaut, merupakan seorang Waliyullah dan ulama besar di daerah Lembah Doan, Hadramaut Yaman.

Silsilah keturunan Syeh Said bin Isa Al-Amudi Syeh Said bin Isa bin Ahmad bin Isa bin Sya'ban bin Isa bin Daud bin Muhammad bin Abi Bakar bin Thalhah bin Abdillah bin Abdirrahman bin ABi Bakar Ash-shiddiq Khalifati Rasulillah SAW.

Beliau dikenal dengan julukan Al-Amudi yang berarti tiang, karena saking rajinnya melaksanakan shalat dan salat merupakan tiang agama, paling utama-utamanya ibadah yang dilakukan seorang hamba dalam bermunajat, bahkan dalam hadits disebutkan "Pokok perkara adalah Islam sedangkan tiangnya adalah Salat"

Kemudian kata "العماد " dikatakan "العمودي" sebagaimana istilah penduduk setempat.

Alkisah, ada Iblis yang menyamar menjadi manusia, ia menampakkan kondisi yang miskin dan terlunta-lunta. Iblis ini mempunyai niat agar bisa dijadikan sebagai pesuruhnya Syekh Said. 

Alhasil, ketika Syekh Said bertemu dengan Iblis tersebut, Syekh Said tahu betul bahwa ia adalah Iblis yang menyamar sebagai manusia. Namun, Iblis tidak tahu bahwa Syaikh Said sebenarnya sudah mengetahui identitas Iblis tersebut.


Oleh Syaikh Said dipanggil dan dijadikan sebagai pesuruhnya untuk mengerjakan pekerjaan di kebun. Setiap hari, iblis tersebut ingin menggoda Syekh Isa namun selalu gagal. 

Kendati Syekh Isa tahu tentang kondisi Iblis tersebut, ia diam saja dan sengaja dibiarkan.

Hal tersebut berlangsung selama bertahun-tahun. Hingga pada suatu ketika, Syaikh Said kedatangan tamu para ulama dan Waliyulllah.

Sebab para waliyullah itu juga mukasyafah dan bisa melihat iblis, mereka saling berkomentar tentang keberadaan Iblis yang ada di kediaman Syekh Said bin Isa Al Amudi.

"Masa sih, Syaikh Said tidak tahu tentang keberadaan Iblis di rumahnya sendiri?" Mereka saling pandang dan sedikit tidak percaya.

Lalu datangnya Syaikh Said, lalu beliau berkata:

"Saya sudah tahu sejak pertama bertemu, ia memang berniat ingin menggodaku dengan cara ingin menjadi pelayanku" Jawab Syaikh Said.

"Karena saya tahu, biarkan saja ia sampai sejauh mana bisa menjadi pelayanku. Sudah bertahun-tahun saja mengerjai dia dengan menjadi pelayanku."

Selama bertahun-tahun Iblis berada di kediaman Syaikh Said ingin menggoda Syaikh Said namun sering kali gagal dan gagal lagi.

Tidak pernah berhasil.

Tiba-tiba Iblis baru menyadari bahwa ternyata selama ini ia dikerjai dan dijebak oleh Syaikh Said, sebab Syaikh Said pura-pura tidak tahu bahwa sebenarnya ada Iblis di dalam rumahnya.

Selang beberapa saat ketika para waliyullah dan ulama sedang di rumah Syaikh Said, Iblis menghilang dan tidak diketahui ke mana perginya.

---

Para waliyyullah memang diberikan kekuatan oleh Allah bisa melihat Iblis, tidak hanya melihat, namun menyadari keberadaannya ketika menggoda. Oleh sebab itu, para waliyullah yang ulama jarang sekali terkena godaan Iblis.

Sebagaimana kisah yang dialami oleh Syaikh Abdul Qadir Jailani ketika sedang mujahadah lalu iblis datang menyerupai cahaya dengan berkata bahwa ia sudah dibebaskan dari segala macam kewajiban dan dibebaskan melakukan apa saja yang ia kehendaki.

Namun, Syaikh Abdul Qadir gagal tergoda dan menyadari bahwa itu adalah Iblis yang mengaku-ngaku sebagai Allah.

Disarikan dari ngaji ihya oleh Gus Rumaizijat di Youtube.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter