Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Shab e Arus Malam Pengantin Untuk Memperingati Wafatnya Maulana Rumi 17 Desember


Setiap tanggal 17 Desember, para pecinta Maulana Rumi memperingatinya dengan istilah Shabe Arus (Malam Pengantin). Pada tanggal tersebut, Maulana Rumi meninggalkan dunia ini menuju singgasana Sang Kekasih.

Berikut ini adalah syair Rumi tentang kematian dirinya:

Ketika aku mati
ketika keranda jenazahku dibawa keluar
jangan pernah kau pikir aku akan merindui dunia ini.

jangan kau teteskan airmata
jangan kau mengeluh atau menyesal
aku bukannya jatuh dalam jurang yang mengerikan

ketika kau melihat jenazahku diusung
jangan kau tangisi kepergianku
aku bukannya pergi
aku baru tiba menemui cinta yang abadi

ketika kau tinggalkan aku di kubur
jangan kau ucapkan selamat tinggal
ingatlah, kuburan itu hanyalah selabuh tirai
yang melindungi surga di baliknya

kau hanya melihatku diturunkan ke liang lahat
sekarang saksikanlah aku bangkit

mana mungkin ada pengakhiran saat matahari terbenam
atau bulan tenggelam
kau anggap itu pengakhiran bak terbenamnya matahari
namun hakikatnya fajar yang bakal menjelma

ketahuilah ketika kuburan mendakap dirimu
saat itulah jiwamu benar-benar bebas

apakah kau pernah melihat benih yang jatuh ke bumi
tidak menumbuhkan kehidupan yang baru?

mengapa kau ragu pada benih yang menumbuhkan manusia?

apakah kau pernah melihat timba yang diturunkan ke dalam telaga
lalu dinaikkan kembali tanpa mendapatkan apa-apa di dalamnya?

mengapa meratap jiwa yang pergi?
sedangkan dia kembali seperti yusuf muncul dari telaga

ketika untuk kali terakhir kau menutup mulutmu
kata-kata dan jiwamu akan menjadi milik dunia
yang padanya tiada sepadan ruang dan masa

sumber
akun twitter @ruminstitute

Post a Comment for "Shab e Arus Malam Pengantin Untuk Memperingati Wafatnya Maulana Rumi 17 Desember"