Prestasi dan Karakter Khalifah Abu Bakar Ash Shiddiq


Penulis Ahmad Saefudin & Khoirul Imam

Namanya Abdulloh Ibnu Abi Quhafah at Tamimi. Di masa jahiliah bernama Abdul Ka’bah, lalu ditukar oleh Nabi menjadi Abdulloh, kuniyahnya Abu Bakar. Beliau diberi kuniyah Abu Bakar karena dari pagi-pagi betul beliau telah masuk Islam. Gelarnya: ash-Siddiq (yang amat membenarkan). 

Beliau digelari ash-shiddiq, karena beliau yang pertama kali membenarkan Rasululloh dalam berbagai macam peristiwa, terutama peristiwa Isra’ dan Mi’raj.

Kholifah Abu Bakar as Shidiq mempunyai karakter yang lemah lembut dan tegas. Dalam suasana yang kacau, pemimpin yang berkarakter seperti Kholifah Abu Bakar as Shidiq sangat diperlukan. Dengan kelembutannya, dapat menginsafkan orang-orang terbujuk berbuat makar. Sementara orang-orang yang bersikap merongrong dihadapi secara tegas oleh Abu Bakar as Shidiq.

Dalam memimpin, karakter yang dipakai Abu Bakar adalah bersifat sentralistik, kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudikatif berada di tangan Khalifah. Meskipun demikian, Abu Bakar tetap mengajak bermusyawarah dengan para sahabat lain, sebagaimana yang dulu pernah dipraktikkan oleh Rasulullah SAW.

Kebijakan dan prestasi pada masa Abu Bakar as Shidiq yaitu:
  1. Keberhasilan mengusai wilayah Palestina, Yordania, dan Syiria, pasukan muslim terus menyebarkan Dakwah Islamnya.
  2. Berhasil menghalau gerakan riddah, serta berhasil memperluas wilayah Islam ke luar Jazirah Arab.
  3. Pengumpulan lembaran (shuhuf) ayat-ayat suci Al-Qur’an. Yang berupa kulit kayu, tulang-belulang dan ada juga yang berupa tulisan di atas batu. 
  4. Membuat kebijakan pemerataan pembagian zakat. 
Karakteristik, sifat, dan sikap Abu Bakar yaitu: Pertama Jujur. Sifat dan sikap jujur (shiddiq) ini telah lama dimiliki oleh beliau sejak kecil, sehingga sudah menjadi kebiasaan beliau dalam kehidupannya. Maka tak heran jika ketika masuk Islam dan menjadi Khalifah, sifat dan sikap Abu Bakar selalu beliau guPertnakan dalam segala tanggung jawabnya mengatur pemerintah. 

Mengenai gelar Ash-Shiddiq ini merupakan julukan karena Abu bakar ialah orang pertama yang membenarkan Rasululloh sebagai utusan dan mempercayai adanya perjalanan luar biasa yang dilakukan oleh Rasul bersama malaikan Jibril pada malam hari yaitu Isra’ dan Mi’raj.

Kedua adalah sederhana. Abu Bakar merupakan figur pemimpin yang sederhana. Walaupun pada saat itu Abu bakar tergolong pedagang yang kaya raya, tetapi semua kekayaannya itu digunakan untuk dakwah Islam.

Ketiga Lemah Lembut. Abu Bakar merupakan figur pemimpin yang lemah lembut dan kasih sayang. Diceritakan mengenai sifat lemah lembut ini bahwa setelah terjadinya perang Badar, terdapat 70 orang musuh dari kaum Kafir Quraish yang tertawan. Karena kelembutan dari Abu Bakar maka ke 70 tawanan ini dapat dibebaskan dengan syarat.

Keempat Tegas. Abu Bakar merupakan orang yang sangat tegas dalam melaksanakan hukum-hukum Allah. Hal ini dapat dilihat ketika Khalifah Abu Bakar memerangi orang Islam yang murtad dan mengaku sebagai Nabi palsu pengganti Rasulullah setelah wafatnya Rasulullah SAW. 

Sepeti Aswad al Ansi dan Musailamah al Kadzab. Sehingga tidak ter-elakan lagi terjadinya perang, Abu Bakar memerangi orang yang tidak mau membayar zakat, karena membayar zakat adalah rukun Islam, maka setiap orang Muslim diwajibkan membayar zakat.

Sumber Bacaan
Ahmad Syalabi, Sejarah Kebudayaan Islam, Jakarta: Pustaka Al Husna Baru,2003

0 Response to "Prestasi dan Karakter Khalifah Abu Bakar Ash Shiddiq"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel